20
Oct

KAJIAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN SEKOLAH

   Posted by: upi0603621   in Tugas Seminar

NAMA : RINA RIZKI HARFATIANI

NIM : 0603621

KELAS : C1

JURUSAN : ILMU KOMPUTER

Abstrak

Sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah dilakukan belum maksimal yang mengakibatkan keakuratan data serta pendelegasian tugas setiap bagian masih terjadi kesalahan dalam pemrosesannya.

Sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Instansi, dimana sekarang ini suatu Instansi dituntut untuk bekerja lebih cepat dalam segi pelayanan kepada pengguna atau masyarakat yang membutuhkan.

Untuk menangani masalah – masalah yang timbul khususnya pengolahan data serta laporan – laporan yang bersifat strategis maka dirancanglah suatu sistem pemasukan dan pengeluaran keuangan berbasis komputer yang terintegrasi dengan bagian yang terlibat khususnya lingkungan sekolah.

Langkah – langkah yang dilakukan dalam perancangan sistem yang berbasis komputer dan terintegrasi tersebut mulai dengan menganalisis sistem yang lama termasuk dokumen – dokumen yang digunakan, kemudian dirancang suatu sistem baru dengan cara membuat program aplikasi berbasis komputer yang bisa ikut mendukung kegiatan dalam sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah disamping menganalisis kebutuhan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), deskripsi file dan lainnya. Hasil perancangan sistem baru ini diharapkan dapat menyederhanakan, memaksimalkan prosedur dan lebih memudahkan dalam proses pengolahan data, pencarian data serta pencetakannya itu sendiri, permasalahan di atas dapat ditangani dengan penyajian informasi yang efisien, akurat, dan tepat waktu dalam proses sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah.

  1. 1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Sarana peningkatan pengelolaan sistem keuangan di sekolah sangat menunjang untuk kelancaran pendokumentasian atau pelaporan keluar dan masuknya sumber keuangan. Oleh sebab itu kita tidak menutup mata apabila di era yang sangat modern ini sarana sistem informasi bidang  keuangan sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran pelayanan yang ada saat ini.

Kondisi pelayanan sistem keuangan yang ada pada saat ini masih manual terutama di lingkungan pendidikan tingkat SMP dan SMA khususnya sekolah – sekolah negeri, dikarenakan keterbatasan sumber daya manusianya. Serta dana yang dimiliki sekolah yang sangat minim dari anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Maka untuk menata sistem informasi keuangan demi kelancaran dan kemudahan serta membina segala kebutuhan pelayanan terhadap siswa dan para orang tua dalam pengadministrasian. Dengan semakin meningkatnya ilmu teknologi informasi maka sekolah – sekolah perlu ditunjang oleh sarana IT yang baik agar mempermudah pelayanan. Kurangnya SDM dibidang IT untuk pengadministrasian menjadi kendala bagi setiap sekolah – sekolah negeri, karena lulusan yang ada sangat minim untuk menguasai IT. Kondisi pengelolaan yang ada sekarang masih jauh tertinggal degan kemajuan bidang teknologi informasi karena itu Dinas Pendidikan perlu merekrut atau memberikan pelatihan yang lebih kontinue untuk menunjang kegiatan pengadministrasian di sekolah dan terus berupaya meningkatkan performasi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat atau siswa.

Pada Dinas Pendidikan khususnya lingkungan sekolah muncul suatu masalah dalam segi pelayanan administrasi keuangan, yang terpenting adalah pembuatan Sistem Informasi Keuangan yang akan tertata lebih baik, dalam segi pengeluaran dan pemasukan. Dalam proses pelayanan atau pelaporan nantinya akan lebih cepat dan akurat. Apalagi bentuk pelayanan manual yang sekarang ini cenderung lambat dan menimbulkan kekeliruan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna sistem informasi keuangan berbasis IT, dan belum ada pengolahan datanya, mulai dari entry data siswa hingga sumber – sumber yang menunjang kegiatan persekolahan terutama keuangan data dan pencetakan siatem keluar dan masuknya keuangan yang masih berbentuk manual dimana proses ini memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan satu laporan dalam bentuk harian,mingguan, bulanan,bahkan tahunan.

Melihat kondisi seperti ini penulis tertarik untuk mengembangkan sistem manual ke sistem komputerisasi mulai dari proses pengolahan data, pengentryan data sampai dengan pencetakan kartu atau kwitansi SPP siswa dan pelaporan. Untuk membuat sistem tersebut diperlukan perangkat lunak sebagai alat untuk melakukan pemrosesan.

Sistem informasi pelayanan keuangan ini sangat cocok bagi sekolah – sekolah yang notabene nya  banyak menerima bantuan dari pihak pemerintah. Dengan bantuan komputer akan membantu kelancaran berjalannya sistem keuangan sekolah. Pengembangan suatu sistem informasi sering memiliki beberapa masalah, misalnya sumber daya manusia atau fasilitas yang tersedia kurang memadai atau tidak sesuai dengan teknologi informasi itu sendiri. Sistem informasi pelayanan keuangan sekolah ini, bukanlah dimaksudkan untuk meniadakan semua kemungkinan terjadinya kesalahan atua human error dan kalaupun  kesalahan terjadi maka hal itu dapat diatasi dengan cepat.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan laar belakang masalah yang telah dikemukakan,identifikasi masalahnya antara lain :

  1. Bagaimana melakukan proses pengolahan basis data?
  2. Bagaimana penerapan sistem informasi pelayanan keuangan sekolah yang baik?
  3. Bagaimana system informasi pelayanan keuangan sekolah ini dapat memberikan konstribusi dalam mengolah laporannya?
  4. Bagaimana usaha sekolah khususnya Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia?
  1. 2. Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.

Sistem informasi dalam suatu organisasi dikembangkan karena adanya dasar – dasar pertimbangan sebagai berikut :

  1. Pertumbuhan organisasi dalam organisasi kecil, system informasinya berkembang secara alamiah dan tidak terencana karena permasalahan yang dihadapi relatif sederhana, sedangkan dalam organisasi yang cukup besar , system informasi harus dirancang dan dikembangkan secara sistematik karena permasalahan yang dihadapinya lebih kompleks.
  2. Dengan adanya system informasi yang tidak disesuaikan kebutuhan masing – masing organisasi biasanya terjadi permasalahan yang menyangkut integritas system dan kodefikasi informasi bila terjadi tukar menukar informasi diantara unit – unit informasi.

Merujuk dari pengertian diatas maka dalam hal ini perlu kiranya dijelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan Sistem informasi keuangan sekolah  adalah system pengelolaan keuangan yang berbasis manajemen sekolah diman system pelaporan mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas seperti kepala sekolah dan komunitas sekolah. Kepala sekolah sebagai orang yang mengambil keputusan sedangkan  Komite Sekolah sebagai pengontrol alur keuangan yang bersumber dari masyarakat khususnya orang tua siswa ataupun sumber lain

Komponen – komponen dalam sistem informasi terdapat beberapa blok yaitu blok masukan, input masukan mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi, input disini termasuk metode – metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan yang dapat berupa dokumen – dokumen dasar :

  1. Blok Model yaitu, blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
  2. Blok Keluaran yaitu, produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
  3. Blok Teknologi yaitu, dalam sistem informasi teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama yaitu : Teknisi, Perangkat Lunak, dan Perangkat Keras.
  4. Blok Basis Data yaitu, kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
  5. Blok Kendali yaitu, beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal- hal yang dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan – kesalahan langsung dapat cepat diatasi.

3. Pembahasan

Dalam suatu pengembangan sistem informasi, maka dibutuhkan beberapa hal yang sangat berperan penting antara lain data, informasi tahapan pengembangan sistem dan alat pengembangan sistem informasi tersebut.

3.1 Data

Data merupakan bahan yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.

Konsep dasar dari data berkaitan dengan pendeskripsian suatu fakta yang berupa benda, smbol, objek, keadaan, peristiwa, yang dinyatakan dalam kelompok simbol – simbol yang mewakili kuantitas, tulisan, kode, atau gambar. Data disusun untuk diolah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pengolahan data menjadi informasi adalah pengolahan data dari bentuk yang tidak berguna menjadi informasi yang berguna bagi penerimanya.

3.2 Informasi

Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan dalam kondisi sekarang maupun yang akan datang.

Telah diketahui bahwa informasi hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam pengambilan keputusan. Adapun kualitas dari suatu informasi ditentukan oleh tiga hal :

  1. Informasi harus jelas dan akurat,serta bebas dari kesalahan dan tidak mengandung dualisme (bermakna ganda).
  2. Tepat waktu, yaitu informasi yang diterima oleh pembuatan keputusan harus datang tepat, karena informasi yang terlambat datangnya, akan menjadi usang dan menjadi tidak bermanfaat bagi penerimanya.
  3. Relevan, maksudnya informasi tersebut sesuai dengan penerimanya, karena setiap pengambil keputusan baik perorangan ataupun kelompok, sangat relatif bervariasi dalam menentukan kebutuhan kebutuhan informasinya.

3.3 Diagram konteks Sistem Informasi Keuangan Sekolah.

id_siswa

id_SPP

Periode_Lap

Pembayaran SPP

Lap_Penerimaan

Lap_Tunggakan

Lap_Pengeluaran

Pembayaran DSP

Laporan Penerimaan

Lap_Rekap Daftar Penerimaan/Pengeluaran

Lap_Penerimaan/Penyimpanan

Lap_Pengeluaran

id_siswa

id_SPP

Gambar 3.3 Diagram Konteks Sistem Informasi Pemasukan dan Pengeluaran

  1. 4. Perancangan Prosedur

4.1  Prosedur Pembayaran SPP

  • Pertama-tama siswa memberikan kartu SPP kepada petugas SPP untuk diproses lebih lanjut
  • Petugas akan mengecek kartu SPP untuk jenis pembayaran, apabila siswa ada tunggakan maka, selanjutnya petugas mengentri ke komputer kemudian memberitahukannya
  • Setelah memberitahukan, selanjutnya kartu SPP diberikan kepada siswa sebagai tanda bukti pembayaran dengan tanda lunas
  • Proses selanjutnya bagian SPP melakukan pekerjaan kedua, petugas mengentri untuk merekap data yang masuk hari itu juga
  • Setelah dibuat rekapan data, kemudian dibawa kebendahara untuk diberi tanda tangan, sebelumnya bendahara telah memaraf berkas tersebut.
  • Bendahara memberikan tanda tangan pada buku laporan, setelah itu bendahara menyerahkan kembali ke bagian SPP untuk diarsipkan sebagai bahan laporan harian.
  • Bendahara mengecek data laporan yang masuk dari petugas SPP yang telah dibuat untuk jangka harian, mingguan dan bulanan
  • Bendahara memberikan laporan kepada Kepala Sekolah untuk data bulanan sebagai laporan anggaran bulanan berikutnya untuk kegiatan persekolahan.

4.2  Prosedur Tanda Bukti Pengeluaran

  • Guru atau karyawan mengajukan pengeluaran kepada bendahara untuk pembelian atau kegiatan persekolahan.
  • Bendahara memberikan kuitansi pengeluaran untuk di tanda tangani oleh guru atau karyawan sebagai tanda bukti pengguna pengeluaran.
  • Setelah proses penanda tanganan selesai bendahara memberikan sejumlah uang sesuai permintaan dan meminta bon pembelanjaan sebagai bukti pengeluaran untuk diarsipkan.
  • Bendahara mencatat dan mengentry guru atau karyawan yang telah menggunakan bukti pengeluaran untuk dicetak.
  • Berkas yang di cetak dilaporkan kepada Kepala Sekolah dan Dewan Sekolah untuk penandatanganansebagai langkah penyetujuan pengeluaran.
  • Bendahara mengambil kembali berkas yang sudah ditanda tanganioleh Kepala Sekolah dan Dewan Sekolah untuk diarsipkan sebagai laporan bulanan.

4.3 Prosedur Tanda Bukti Penerimaan

  • Bendahara PUMC menerima laporan penerimaan bantuan dari bendahara rutin.
  • Bendahara memberikan kuitansi pengeluaran untuk ditanda tangani oleh bendahara rutin.
  • Setelah proses penandatanganan selesai bendahara rutin memberikan sejumlah uang sebagai bukti penerimaan dana bantuan.
  • Bendahara PUMC mencatatat dan mengentry sumber dana penerimaan ke komputer.
  • Bendahara PUMC melaporkan kepada Kepala Sekolahdan Dewan Seklah unuk penandatanganan sebagai langkah penyetujuan penerimaan.

5. Kesimpulan dan Saran

Penulis mencoba menarik kesimpulan dan saran dari Sistem Informasi Keuangan Sekolah.

5.1 Kesimpulan

1. Bahwa untuk menerapkan hasil dari perancangan yang dibuat sehingga mampu mengatasi berbagai masalah yang timbul dalam kegiatan pengelolaan keuangan sekolah.

2. Dengan adanya sistem baru maka akan terciptanya suatu sistem informasi yang lebih optimaldan efisien.

3. Memberdayakan sumber daya manusia untuk mengenal dunia IT lebih dalam.

4. Pengarsipan data akan terdokumentasi dengan baik sesuai bagian yang terlibat karena prosedur dari sistem telah jelas.

5. Keamanan data terjamin dengan adanya pembagian otorisasi dan dengan adanya pengamanan di dalam sistem itu sendiri.

5.2 Saran

Dalam sistem informasi Pemasukan dan Pengeluaran keuangan sekolah ini penulis menyarankan untuk menerapkan sistem baru dan harus memperhatikan sebagai berikut :

  1. Setiap Pemasukan dan Pengeluaran keuangan sekolah yang menyangkut perubahan pelaporan agar lebih terkoordinasi mulai dari alokasi sampai realisasinya.
  2. Diperlukannya adanya SDM yang dapat menggunakan komputer secara keseluruhan dengan menempatkan personil yang tepat sesuai dengan keahlian masing – masing.
  3. Diperlukan kesadaran akan pemeliharaan peralatan kantor, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal tanpa adanya gangguan dari peralatan yang mendukung Sistem Informasi Pemasukan dan Pengeluaran Keuangan Sekolah.
  4. Pendokumentasian berkas laporan pemasukan dan pengeluaran harus dilaksanakan dengan baik dan tersusun rapi.
  5. Melakukan back up file secara rutin, untuk menghindari hilangnya data ataupun kerusakan data yang ada didalam media penyimpanan data.
  6. Sistem yang diusulkan harus selalu dievaluasi secara rutin dan lebih dikembangkan sehingga perubahan yang tampak jelas dapat dikontrol secara mudah.

Daftar Pustaka

  1. H.M. Jogianto, Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendektan Strukur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, 1999, Yogyakarta, Andi Offset.
  2. H.M. Jogianto, Analisis dan Desain Informasi,1999, Edisi Kedua, Yogyakarta, Andi Offset.
  3. Kadir, Abdul. 2000, Konsep dan

NAMA : RINA RIZKI HARFATIANI

NIM : 0603621

KELAS : C1

JURUSAN : ILMU KOMPUTER

Abstrak

Sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah dilakukan belum maksimal yang mengakibatkan keakuratan data serta pendelegasian tugas setiap bagian masih terjadi kesalahan dalam pemrosesannya.

Sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Instansi, dimana sekarang ini suatu Instansi dituntut untuk bekerja lebih cepat dalam segi pelayanan kepada pengguna atau masyarakat yang membutuhkan.

Untuk menangani masalah – masalah yang timbul khususnya pengolahan data serta laporan – laporan yang bersifat strategis maka dirancanglah suatu sistem pemasukan dan pengeluaran keuangan berbasis komputer yang terintegrasi dengan bagian yang terlibat khususnya lingkungan sekolah.

Langkah – langkah yang dilakukan dalam perancangan sistem yang berbasis komputer dan terintegrasi tersebut mulai dengan menganalisis sistem yang lama termasuk dokumen – dokumen yang digunakan, kemudian dirancang suatu sistem baru dengan cara membuat program aplikasi berbasis komputer yang bisa ikut mendukung kegiatan dalam sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah disamping menganalisis kebutuhan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), deskripsi file dan lainnya. Hasil perancangan sistem baru ini diharapkan dapat menyederhanakan, memaksimalkan prosedur dan lebih memudahkan dalam proses pengolahan data, pencarian data serta pencetakannya itu sendiri, permasalahan di atas dapat ditangani dengan penyajian informasi yang efisien, akurat, dan tepat waktu dalam proses sistem informasi pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah.

  1. 1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Sarana peningkatan pengelolaan sistem keuangan di sekolah sangat menunjang untuk kelancaran pendokumentasian atau pelaporan keluar dan masuknya sumber keuangan. Oleh sebab itu kita tidak menutup mata apabila di era yang sangat modern ini sarana sistem informasi bidang  keuangan sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran pelayanan yang ada saat ini.

Kondisi pelayanan sistem keuangan yang ada pada saat ini masih manual terutama di lingkungan pendidikan tingkat SMP dan SMA khususnya sekolah – sekolah negeri, dikarenakan keterbatasan sumber daya manusianya. Serta dana yang dimiliki sekolah yang sangat minim dari anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Maka untuk menata sistem informasi keuangan demi kelancaran dan kemudahan serta membina segala kebutuhan pelayanan terhadap siswa dan para orang tua dalam pengadministrasian. Dengan semakin meningkatnya ilmu teknologi informasi maka sekolah – sekolah perlu ditunjang oleh sarana IT yang baik agar mempermudah pelayanan. Kurangnya SDM dibidang IT untuk pengadministrasian menjadi kendala bagi setiap sekolah – sekolah negeri, karena lulusan yang ada sangat minim untuk menguasai IT. Kondisi pengelolaan yang ada sekarang masih jauh tertinggal degan kemajuan bidang teknologi informasi karena itu Dinas Pendidikan perlu merekrut atau memberikan pelatihan yang lebih kontinue untuk menunjang kegiatan pengadministrasian di sekolah dan terus berupaya meningkatkan performasi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat atau siswa.

Pada Dinas Pendidikan khususnya lingkungan sekolah muncul suatu masalah dalam segi pelayanan administrasi keuangan, yang terpenting adalah pembuatan Sistem Informasi Keuangan yang akan tertata lebih baik, dalam segi pengeluaran dan pemasukan. Dalam proses pelayanan atau pelaporan nantinya akan lebih cepat dan akurat. Apalagi bentuk pelayanan manual yang sekarang ini cenderung lambat dan menimbulkan kekeliruan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna sistem informasi keuangan berbasis IT, dan belum ada pengolahan datanya, mulai dari entry data siswa hingga sumber – sumber yang menunjang kegiatan persekolahan terutama keuangan data dan pencetakan siatem keluar dan masuknya keuangan yang masih berbentuk manual dimana proses ini memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan satu laporan dalam bentuk harian,mingguan, bulanan,bahkan tahunan.

Melihat kondisi seperti ini penulis tertarik untuk mengembangkan sistem manual ke sistem komputerisasi mulai dari proses pengolahan data, pengentryan data sampai dengan pencetakan kartu atau kwitansi SPP siswa dan pelaporan. Untuk membuat sistem tersebut diperlukan perangkat lunak sebagai alat untuk melakukan pemrosesan.

Sistem informasi pelayanan keuangan ini sangat cocok bagi sekolah – sekolah yang notabene nya  banyak menerima bantuan dari pihak pemerintah. Dengan bantuan komputer akan membantu kelancaran berjalannya sistem keuangan sekolah. Pengembangan suatu sistem informasi sering memiliki beberapa masalah, misalnya sumber daya manusia atau fasilitas yang tersedia kurang memadai atau tidak sesuai dengan teknologi informasi itu sendiri. Sistem informasi pelayanan keuangan sekolah ini, bukanlah dimaksudkan untuk meniadakan semua kemungkinan terjadinya kesalahan atua human error dan kalaupun  kesalahan terjadi maka hal itu dapat diatasi dengan cepat.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan laar belakang masalah yang telah dikemukakan,identifikasi masalahnya antara lain :

  1. Bagaimana melakukan proses pengolahan basis data?
  2. Bagaimana penerapan sistem informasi pelayanan keuangan sekolah yang baik?
  3. Bagaimana system informasi pelayanan keuangan sekolah ini dapat memberikan konstribusi dalam mengolah laporannya?
  4. Bagaimana usaha sekolah khususnya Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia?
  1. 2. Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.

Sistem informasi dalam suatu organisasi dikembangkan karena adanya dasar – dasar pertimbangan sebagai berikut :

  1. Pertumbuhan organisasi dalam organisasi kecil, system informasinya berkembang secara alamiah dan tidak terencana karena permasalahan yang dihadapi relatif sederhana, sedangkan dalam organisasi yang cukup besar , system informasi harus dirancang dan dikembangkan secara sistematik karena permasalahan yang dihadapinya lebih kompleks.
  2. Dengan adanya system informasi yang tidak disesuaikan kebutuhan masing – masing organisasi biasanya terjadi permasalahan yang menyangkut integritas system dan kodefikasi informasi bila terjadi tukar menukar informasi diantara unit – unit informasi.

Merujuk dari pengertian diatas maka dalam hal ini perlu kiranya dijelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan Sistem informasi keuangan sekolah  adalah system pengelolaan keuangan yang berbasis manajemen sekolah diman system pelaporan mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas seperti kepala sekolah dan komunitas sekolah. Kepala sekolah sebagai orang yang mengambil keputusan sedangkan  Komite Sekolah sebagai pengontrol alur keuangan yang bersumber dari masyarakat khususnya orang tua siswa ataupun sumber lain

Komponen – komponen dalam sistem informasi terdapat beberapa blok yaitu blok masukan, input masukan mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi, input disini termasuk metode – metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan yang dapat berupa dokumen – dokumen dasar :

  1. Blok Model yaitu, blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
  2. Blok Keluaran yaitu, produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
  3. Blok Teknologi yaitu, dalam sistem informasi teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama yaitu : Teknisi, Perangkat Lunak, dan Perangkat Keras.
  4. Blok Basis Data yaitu, kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
  5. Blok Kendali yaitu, beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal- hal yang dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan – kesalahan langsung dapat cepat diatasi.

3. Pembahasan

Dalam suatu pengembangan sistem informasi, maka dibutuhkan beberapa hal yang sangat berperan penting antara lain data, informasi tahapan pengembangan sistem dan alat pengembangan sistem informasi tersebut.

3.1 Data

Data merupakan bahan yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.

Konsep dasar dari data berkaitan dengan pendeskripsian suatu fakta yang berupa benda, smbol, objek, keadaan, peristiwa, yang dinyatakan dalam kelompok simbol – simbol yang mewakili kuantitas, tulisan, kode, atau gambar. Data disusun untuk diolah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pengolahan data menjadi informasi adalah pengolahan data dari bentuk yang tidak berguna menjadi informasi yang berguna bagi penerimanya.

3.2 Informasi

Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan dalam kondisi sekarang maupun yang akan datang.

Telah diketahui bahwa informasi hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam pengambilan keputusan. Adapun kualitas dari suatu informasi ditentukan oleh tiga hal :

  1. Informasi harus jelas dan akurat,serta bebas dari kesalahan dan tidak mengandung dualisme (bermakna ganda).
  2. Tepat waktu, yaitu informasi yang diterima oleh pembuatan keputusan harus datang tepat, karena informasi yang terlambat datangnya, akan menjadi usang dan menjadi tidak bermanfaat bagi penerimanya.
  3. Relevan, maksudnya informasi tersebut sesuai dengan penerimanya, karena setiap pengambil keputusan baik perorangan ataupun kelompok, sangat relatif bervariasi dalam menentukan kebutuhan kebutuhan informasinya.

3.3 Diagram konteks Sistem Informasi Keuangan Sekolah.

id_siswa

id_SPP

Periode_Lap

Pembayaran SPP

Lap_Penerimaan

Lap_Tunggakan

Lap_Pengeluaran

Pembayaran DSP

Laporan Penerimaan

Lap_Rekap Daftar Penerimaan/Pengeluaran

Lap_Penerimaan/Penyimpanan

Lap_Pengeluaran

id_siswa

id_SPP

Gambar 3.3 Diagram Konteks Sistem Informasi Pemasukan dan Pengeluaran

  1. 4. Perancangan Prosedur

4.1  Prosedur Pembayaran SPP

  • Pertama-tama siswa memberikan kartu SPP kepada petugas SPP untuk diproses lebih lanjut
  • Petugas akan mengecek kartu SPP untuk jenis pembayaran, apabila siswa ada tunggakan maka, selanjutnya petugas mengentri ke komputer kemudian memberitahukannya
  • Setelah memberitahukan, selanjutnya kartu SPP diberikan kepada siswa sebagai tanda bukti pembayaran dengan tanda lunas
  • Proses selanjutnya bagian SPP melakukan pekerjaan kedua, petugas mengentri untuk merekap data yang masuk hari itu juga
  • Setelah dibuat rekapan data, kemudian dibawa kebendahara untuk diberi tanda tangan, sebelumnya bendahara telah memaraf berkas tersebut.
  • Bendahara memberikan tanda tangan pada buku laporan, setelah itu bendahara menyerahkan kembali ke bagian SPP untuk diarsipkan sebagai bahan laporan harian.
  • Bendahara mengecek data laporan yang masuk dari petugas SPP yang telah dibuat untuk jangka harian, mingguan dan bulanan
  • Bendahara memberikan laporan kepada Kepala Sekolah untuk data bulanan sebagai laporan anggaran bulanan berikutnya untuk kegiatan persekolahan.

4.2  Prosedur Tanda Bukti Pengeluaran

  • Guru atau karyawan mengajukan pengeluaran kepada bendahara untuk pembelian atau kegiatan persekolahan.
  • Bendahara memberikan kuitansi pengeluaran untuk di tanda tangani oleh guru atau karyawan sebagai tanda bukti pengguna pengeluaran.
  • Setelah proses penanda tanganan selesai bendahara memberikan sejumlah uang sesuai permintaan dan meminta bon pembelanjaan sebagai bukti pengeluaran untuk diarsipkan.
  • Bendahara mencatat dan mengentry guru atau karyawan yang telah menggunakan bukti pengeluaran untuk dicetak.
  • Berkas yang di cetak dilaporkan kepada Kepala Sekolah dan Dewan Sekolah untuk penandatanganansebagai langkah penyetujuan pengeluaran.
  • Bendahara mengambil kembali berkas yang sudah ditanda tanganioleh Kepala Sekolah dan Dewan Sekolah untuk diarsipkan sebagai laporan bulanan.

4.3 Prosedur Tanda Bukti Penerimaan

  • Bendahara PUMC menerima laporan penerimaan bantuan dari bendahara rutin.
  • Bendahara memberikan kuitansi pengeluaran untuk ditanda tangani oleh bendahara rutin.
  • Setelah proses penandatanganan selesai bendahara rutin memberikan sejumlah uang sebagai bukti penerimaan dana bantuan.
  • Bendahara PUMC mencatatat dan mengentry sumber dana penerimaan ke komputer.
  • Bendahara PUMC melaporkan kepada Kepala Sekolahdan Dewan Seklah unuk penandatanganan sebagai langkah penyetujuan penerimaan.

5. Kesimpulan dan Saran

Penulis mencoba menarik kesimpulan dan saran dari Sistem Informasi Keuangan Sekolah.

5.1 Kesimpulan

1. Bahwa untuk menerapkan hasil dari perancangan yang dibuat sehingga mampu mengatasi berbagai masalah yang timbul dalam kegiatan pengelolaan keuangan sekolah.

2. Dengan adanya sistem baru maka akan terciptanya suatu sistem informasi yang lebih optimaldan efisien.

3. Memberdayakan sumber daya manusia untuk mengenal dunia IT lebih dalam.

4. Pengarsipan data akan terdokumentasi dengan baik sesuai bagian yang terlibat karena prosedur dari sistem telah jelas.

5. Keamanan data terjamin dengan adanya pembagian otorisasi dan dengan adanya pengamanan di dalam sistem itu sendiri.

5.2 Saran

Dalam sistem informasi Pemasukan dan Pengeluaran keuangan sekolah ini penulis menyarankan untuk menerapkan sistem baru dan harus memperhatikan sebagai berikut :

  1. Setiap Pemasukan dan Pengeluaran keuangan sekolah yang menyangkut perubahan pelaporan agar lebih terkoordinasi mulai dari alokasi sampai realisasinya.
  2. Diperlukannya adanya SDM yang dapat menggunakan komputer secara keseluruhan dengan menempatkan personil yang tepat sesuai dengan keahlian masing – masing.
  3. Diperlukan kesadaran akan pemeliharaan peralatan kantor, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal tanpa adanya gangguan dari peralatan yang mendukung Sistem Informasi Pemasukan dan Pengeluaran Keuangan Sekolah.
  4. Pendokumentasian berkas laporan pemasukan dan pengeluaran harus dilaksanakan dengan baik dan tersusun rapi.
  5. Melakukan back up file secara rutin, untuk menghindari hilangnya data ataupun kerusakan data yang ada didalam media penyimpanan data.
  6. Sistem yang diusulkan harus selalu dievaluasi secara rutin dan lebih dikembangkan sehingga perubahan yang tampak jelas dapat dikontrol secara mudah.

Daftar Pustaka

  1. H.M. Jogianto, Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendektan Strukur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, 1999, Yogyakarta, Andi Offset.
  2. H.M. Jogianto, Analisis dan Desain Informasi,1999, Edisi Kedua, Yogyakarta, Andi Offset.
  3. Kadir, Abdul. 2000, Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data, Yogyakarta, Andi Offset.
  4. http://sistem informasi keuangan sekolah.com/2009
  5. http://pdf ilmu computer.org/2009
  1. Tuntunan Praktis Basis Data, Yogyakarta, Andi Offset.
  2. http://sistem informasi keuangan sekolah.com/2009
  3. http://pdf ilmu computer.org/2009
25
Jun

Proposal

   Posted by: upi0603621   in Tugas Teknik Riset Operasi

Membangun Aplikasi Kamus Digital

Proposal Tugas Teknik Riset Operasi

Disusun oleh :

Rina Rizki Harfatiani

0603621

C1

PROGRAM STUDY ILMU KOMPUTER

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN

ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

A. Latar Belakang

Dewasa ini peranan komputer sangat besar disegala bidang salah satunya yaitu dalam bidang pendidikan khususnya dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga model pembelajaran yang klasikal, yaitu dengan menggunakan buku sebagai sumber belajar dirasa membosankan bagi peserta didik. Hal ini lebih dikarenakan sekarang peserta didik lebih mengutamakan hal yang bersifat baru terutama yang menggunakan peralatan seperti komputer, sehingga untuk meningkatkan minat peserta didik khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia, perlu dibuat sebuah aplikasi yang membantu dalam belajar salah satunya yaitu dengan dibuatnya aplikasi kamus digital. Hal ini dirasa perlu karena jika kita melihat bahwa KBBI merupakan salah satu buku yang sangat tebal, sehingga dibuatlah aplikasi tersebut untuk mempermudah peserta didik untuk belajar disamping itu dengan dibuatnya aplikasi ini kamus yang gambarannya sangat besar dapat dibawa kemana saja kita mau dengan menyimpannya dalam sebuah removable disk.

Namun komputer sekarang yang merupakan suatu benda elektronik yang telah banyak dimiliki oleh setiap orang sebagian besar komputer tersebut masih menggunakan sistem operasi windows. Dikarenakan sistem operasi ini sudah familiar di berbagai kalangan, walaupun saat ini telah banyak bermunculan sistem operasi yang berbasis open source. Sehingga dalam pembuatan aplikasi ini lebih ditujukan kepada operasi sistem berbasis Windows.

Kamus digital lebih mengutamakan pada fasilitas pengolah kata (pemeriksa ejaan, thesaurus, dan lain-lain) elektronis, yaitu sebuah fasilitas yang memungkinkan pengguna aplikasi pengolah kata memeriksa ejaan dari dokumen yang ia ketik. Hal ini dapat meminimumkan kemungkinan salah eja atau salah ketik. Di negara-negara maju penggunaan fasilitas pengolah kata elektronis sangat umum, sehingga menjadi salah satu indikator pemilihan terhadap pengolah kata yang hendak dipakai.

Fasilitas pengolah kata dengan bahasa Indonesia sama sekali belum ada. Para pengguna komputer di Indonesia belum dapat menggunakan pemeriksa ejaan bahasa Indonesia karena fungsi tersebut belum ada pada aplikasi pengolah kata yang mereka gunakan. Dengan adanya fasilitas pemeriksa ejaan bahasa Indonesia, maka pengguna komputer di Indonesia dapat secara maksimal memanfaatkan aplikasi pengolah kata untuk meningkatkan produktifitas. Penggunaan kamus elektronis atau kamus digital dalam aplikasi pemrosesan teks merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan. Kamus merupakan basis pemeriksaan, basis pengetahuan, bahkan sebagai basis penyelidikan.

B. Rumusan Masalah

Masalah yang akan diteliti adalah:

1. Bagaimana membangun suatu perangkat lunak atau aplikasi yang mampu membantu pembelajaran peserta didik?

2. Apakah prestasi belajar peserta didik dapat memanfaatkan sumber belajar baru yang berupa aplikasi berbasis Windows secara optimal sehingga prestasi peserta didik meningkat?

C. Tujuan Penelitian

Adapun penulisan tugas akhir ini mempunyai tujuan antara lain:

1. Melakukan analisis dan perbaikan kinerja pada model kamus.

2. Memperkenalkan dan menjelaskan program Delphi dalam pembuatan aplikasi pembelajaran kamus digital berbasis Windows.

3. Membangun perangkat lunak yang kamus digital berbasis Windows.

4. Mengetahui apakah dengan sistem aplikasi ini para peserta didik dapat meningkatkan prestasinya.

D. Manfaat Penelitian

1. Dapat memperkaya sumber pembelajaran sekaligus sebagai alternatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

2. Sebagai salah satu masukan bagi upaya peningkatan kualitas, efektifitas, dan kretivitas dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

3. Sebagai salah satu motivasi bagi peserta didik maupun pendidik untuk mengembangkan aplikasi yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang baru.

4. Dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian lebih lanjut.

E. Kajian Pustaka

Dalam penelitiannya yang bertujuan merancang suatu kamus bahasa Indonesia yang akan dimanfaatkan dalam suatu sistem-sistem ekstraksi informasi berbasis bahasa alami. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada perancangan kamusa kata konsep untuk diterapkan pada sistem ekstraksi informasi dokumen abstrak skripsi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, khususnya daln pengenalantujuan, metode, ruang lingkup serta hasil dari suatu abstrak tugas akhir bidang ilmu komputer. Dari penelitian ini dihasilkan suatu rancangan kamus yang dapat dipergunakan dalam suatu sistem ekstraksi informasi berbasis bahasa almai pada abstrak penelitian bidang ilmu komputer.

F. Teori

Kamus merupakan salah satu faktor penentu kinerja aplikasi pemeriksa ejaan. Interaksi antara pemeriksa ejaan dan kamus terjadi untuk setiap kata yang diperiksa. Pengguna pemeriksa ejaan ini tentunya tidak ingin menunggu terlalu lama untuk memeriksa ejaan dalam suatu dokumen. Hal lain yang menjadi perhatian utama dalam perancangan suatu kamus adalah tempat yang digunakan baik dalam penymipanan primer maupun sekunder.

Model struktur data suatu kamus sangat beragam, antara lain :

1. Model Hash

2. Model pohon pencari biner

3. Model hibrida antara Hash dan pohon pencari biner

4. Model Digital Tree (Trie) baik dengan penyimpanan simpul, maupun penyimpanan penghubung

Dalam penelitian kali ini yang menjadi obyek penelitian adalah model Trie dengan strategi penyimpanan penghubung. Pada penelitian yang telah dilakukan Horasi [HOR97], dikatakan bahwa peningkatan waktu pencarian cukup signifikan jika ukuran kamus diperbesar untuk Trie dengan penyimpanan penghubung. Penelitian yang dilakukan horasi tersebut belum mempertimbangkan karakteristik dokumen berbahasa Indonesia. Karakteristik yang dimaksud disini adalah distribusi kata yang terkandung dalam suatu dokumen.

Oleh karena itu penelitian ini berusaha untuk memperbaiki kinerja Trie dengan penyimpanan penghubung, yaitu dengan memasukkan unsur karakteristik dokumen pada struktur data Trie. Analisis akan dilakukan dengan membandingkan antara kamus dengan karakteristik dokumen dengan kamus tanpa karakteristik dokumen, terutama dari segi waktu pencarian dan tempat yang digunakan baik primer maupun sekunder.

G. Metode

Pada penyelesaian masalah pembuatan aplikasi ini digunakan metoda North West Corner untuk menyusun table awal. Untuk uji optimalitas digunakan metoda MODI (Modified Distribution). Dari teori yang ada, terlebih dahulu disusun algoritma untuk disusun programnya.

1. Studi Pustaka

Studi pustaka terutama dilakukan terhadap model Digital Tree dan karakteristik dokumen berbahasa Indonesia, yaitu :

a. Konsep dasar Digital Tree

b. Model Digital Tres dengan strategi penyimpanan penghubung

c. Karakteristik dokumen berbahasa Indonesia, dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya

2. Desain dan Implementasi

Desain hanya dilakukan pada Digital Tree (Trie) dengan penyimpanan penghubung yang memanfaatkan distribusi kata dalam dokumen. Sedangkan pada model Trie konvensional, hanya dilakuakan proses implementasi.

3. Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan ukuran kamus yang berbeda-beda dan diterapkan pada tiap model. Input berupa suatu berkas yang diperoleh secara acak. Aspek yang menjadi tinjauan utama dalam pengukuran kinerja ini adalah waktu yang dilakukan untuk pencarian kata-kata baik yang ada dalam kamus maupun yang tidak ada dalam kamus. Aspek lain yang menjadi perhatian adalah tempat yang dibutuhkan oleh kedua variasiTrie tersebut, baik pada penyimpanan primer maupun penyimpanan sekunder.

H. Daftar Pustaka

Borland Delphi International 7.0. Reference Guide.

Karmila. 2006. Aplikasi Pengambilan Keputusan Program Linear Metode  Simpleks dan Model Transportasi. Yogyakarta : STMIK AKAKOM

Siagian, P. 1987. Penelitian Operasional. Jakarta : UI Press

Turban, Efraim, Jay E A And T P Liang. 2005. Decision Support Sistem And Intelligent Sistem. USA : Prentice Hall.

Searching google.

25
Jun

Artikel Program Kamus Digital

   Posted by: upi0603621   in Tugas Teknik Riset Operasi

Software Indonesia pertama yang akan kita bahas adalah Kamus. Software ini memang dinamakan “Kamus”, sesuai dengan fungsinya untuk menerjemahkan bahasa inggris ke indonesia dan sebaliknya. Software kamus ini telah dikembangkan menggunakan Delphi, sejak tahun 2006 dan versi terakhirnya adalah versi 2.04.

Kamus 2.04 mempunyai fitur-fitur wajib untuk sebuah kamus yang memang berfungsi sangat bagus. Seperti pencarian kata yang cepat dan otomatis antara bahasa Inggris dan Indonesia sehingga kita tidak perlu mengeset apakah jenis kata yang ingin kita masukkan adalah bahasa Inggris atau Indonesia. Kita juga dapat menambahkan kata-kata baru jika kata tersebut belum ada di database. Dan tentunya adanya file help yang mambantu kita agar dapat mengeksplorasi Kamus 2.04 dengan maksimum.

Software kamus ini sudah memiliki cukup banyak database, sekitar 41.000 kata Inggris-Indonesia, 35.000 kata Indonesia-Inggris, dan 64.000 Frase dari kata-kata tersebut. Jika kita bandingkan software ini dengan kamus-kamus berupa buku, asumsikan saja satu halaman pada kamus biasanya terdapat 40 kata, maka dapat kita hitung bahwa software kamus ini sama saja dengan kamus setebal (41.000+35.000)/40=1900 halaman. Jadi, dapat disimpulkan kamus 2.042 akan mengurangi jumlah penjualan buku-buku kamus di pasaran dan tentunya akan mengurangi jumlah pemakaian kertas dan limbah yang dihasilkan dari pembuatan kertas itu.

Tidak hanya mementingkan fungsi, software kamus ini juga mempunyai banyak tampilan yang cantik. Untuk tampilan kata, kamus 2.04 menampilkannya dalam berbagai warna dan penebalan pada kata-kata khusus. Lebih lanjut lagi, Ada 20 skin/tema form yang tentunya mempunyai warna-warna berbeda dan dapat kita pilih sesuka hati. Selain itu khusus untuk Win 2K, XP, dan versi diatas XP, kamus 2.04 sudah mendukung transparansi.

Kelebihan software kamus ini dibandingkan software kamus-kamus lainnya adalah adanya pe-monitor-an Clipboard. Jadi, ketika kita meng-copy suatu kata yang biasanya kita lakukan dengan Ctrl+C atau Klik Kanan-Copy, Kamus 2.04 akan langsung menampilkan terjemahan dari kata yang kita copy tersebut. Praktisnya disini kita tidak perlu direpotkan untuk mem-paste kata yang ingin kita terjemahkan ke program karena kamus 2.04 akan secara otomatis mendeteksi kata yang kita copy. Kelebihan lainnya, Kamus 2.04 tidak hanya dapat menerjemahkan suatu kata, tapi juga dapat menampilkan frase-frase dan kata-kata lainnya yang berhubungan dengan kata yang ingin diterjemahkan.

Dari data-data yang telah ditelusuri, dapat diperkirakan pengguna Kamus 2.04 ini sangat banyak, sekitar 100.000 pengguna dan mungkin akan terus bertambah.

Tidak ada salahnya anda mencoba dulu Kamus 2.04 jika Anda belum pernah memakainya sebelumnya, dan saya perkirakan Anda akan betah memakainya. Kamus 2.04 juga memiliki fungsi-fungsi yang sangat bagus dan simpel sehingga sekarang Anda dapat meninggalkan kamus tebal anda. Ukuran software ini yang hanya 2,71 MB bisa dikatakan relatif kecil dibandingkan software-software kamus lainnya.

14
Jun

3 Langkah Mudah Meningkatkan kinerja Windows XP

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

Saya beberapa kali menjumpai komputer (PC) atau Laptop dengan spesifikasi komputer yang relatif menengah keatas, tetapi ketika menjalankan program / browsing di windows explorer, sering terasa lambat. Setelah diperiksa, seringkali pengguna kurang memperhatikan bagaimana [tip] meningkatkan kinerja windows XP yang digunakan.

Sebenarnya banyak cara/tips untuk meningkatkan kinerja Windows, bisa dilakukan secara software maupu hardware. Yang akan dibahas disini adalah meningkatkan kinerja Windows (secara software) dengan 3 langkah sederhana.

1. Mengatur Seting “Performance Options”

Klik kanan My Computer pilih tab Advanced dan Klik Setting pada bagian Performance

Agar komputer berkerja lebih cepat, maka bisa dipilih Adjust for best performance, tetapi jika ingin tetap menggunakan tampilan XP, pilih saja (beri tanda cek) pada pilihan :

  • Use visual styles on windows and buttons
  • Smooth edges of screen fonts
  • Use drop shadows for icon labels on the desktop (jika icon desktop diaktifkan)

Animasi lainnya tidak begitu penting, jadi di hilangkan tanda cek-nya.

2. Mengatur aplikasi yang berjalan dengan windows

Ini mungkin akan banyak berpengaruh ke kinerja dan penggunaan Memori. Sebagian pengguna tidak begitu memperhatikan apa saja aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows ketika start up. Padahal banyak aplikasi yang tidak penting, tetapi selalu berjalan di backround, sehingga ikut memakan Memory (RAM) komputer dan kadang memperberat kinerja.

Jika anda menggunakan laptop, maka biasanya aplikasi yang otomatis berjalan dengan windows akan semakin banyak. Salah satu indikasinya adalah banyaknya icon yang ada di sistem tray. Bagaimana mengatur dan memeriksa aplikasi-aplikasi yang berjalan dengan windwos ini ?

Cara paling mudah dan disarankan adalah menggunakan software gratis Autorun, bisa di download di http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb963902.aspx atau Download langsung (zip) Autorun

Selain ukuran yang kecil, software ini bersifat portable. Tetapi mungkin ini adalah aplikasi autorun terbaik yang ada selama ini. Setelah di download, jalankan dan pilih tab Logon. Nah daftar yang ditampilkan adalah daftar aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows. Hilangkan tanda cek agar aplikasi tidak otomatis berjalan.

Aplikasi yang tidak penting misalnya fasilitas auto update / registration dari program-program seperti Printer, Adobe acrobat, CorelDraw dan lainnya. Selain itu berikut beberapa aplikasi yang sering ikut berjalan bersama windows, tetapi tidak begitu penting :

  • Adobe Acrobat SpeedLauncher
  • Alcmtr ( Realtek Azalia Audio – Event Monitor)
  • EPSON Status Monitor ( jika menggunakan printer lain, seperti HP, Canon dan lainnya biasanya juga ada )
  • RTHDCPL (Realtek HD Audio Control Panel)
  • Skytel (Realtek Voice Manager)
  • SunJavaUpdSched ( Java(TM) Platform SE binary)
  • dan lain-lainnya

Tip ini seharusnya juga akan mempercepat proses booting komputer. Jika masih lambat, coba baga juga artikel Tips mengatasi booting/loading komputer yang lambat

Perhatian..!! Jangan menghilangkan tanda chek (centang) di 2 komponen yang berada atas, yaitu userinit.exe dan explorer.exe, karena bisa menyebabkan windows tidak ada bisa masuk (login).. Jika hal ini terjadi, maka ketika booting (setelah restart) tekan-tekan tombol F8 sampai muncul pilihan booting, untuk selanjutnya pilih Safe Mode. Kemudian login dengan user seperti yang dipakai sebelumnya. Setelah masuk safe Mode, buka/jalankan Autoruns dan aktifkan kembali 2 komponen diatas, kemudian restart ulang.

3. Mematikan Indexing Service

Indexing service merupakan fasilitas windows untuk membuat dan mengupdate index file/folder secara berkala, sehingga ketika menggunakan fasilitas Search di explorer, maka pencarian bisa lebih cepat. Kadang fitur ini sering membuat kinerja PC menjadi lambat, apalagi jika jarang menggunakan fasilitas Search/Find. Untuk menon aktifkannya melalui langkah berikut :

  1. Buka Control Panel > Add or Remove Programs
  2. Pilih Add/ Remove Windows Components
  3. Hlangkan tanda cek pada Indexing Service klik saja next
  4. Tunggu proses sampai selesai

Yang jelas maih banyak tips yang lain untuk meningkatkan kinerja windows [XP], tetapi minimal dengan dua langkah pertama tersebut, akan terasa perbedaannya.

14
Jun

Berbagai tips meningkatkan kinerja komputer

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

Seiring dengan banyaknya software/program yang di install di komputer, sering kita merasa kinerja komputer kita menjadi semakin lambat. Atau kadang kita tahunya komputer kita semakin lambat kinerjanya. Hal ini wajar apalagi dengan semakin lamanya penggunaan komputer dengan berbagai program didalamnya.

Sebenarnya kinerja komputer bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik software maupun hardware. Ada berbagai tips yang dapat dilakukan agar kinerja komputer menjadi lebih baik. Berikut beberapa tips yang mungkin dapat dilakukan dan mungkin sebagian sudah umum kita lakukan atau kita dengar.

1. Uninstall program yang tidak dipakai

Meskipun tidak dijalankan, program yang jarang atau tidak pernah digunakan bisa ikut mempengaruhi kinerja komputer. Terutama program yang menyimpan seting-setingnya di registry. Mengapa ? karena setiap kali komputer dijalankan, registry windows akan di load di memory, sehingga semakin besar ukurannya, memori yang digunakan akan semakin besar pula.

2. Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan Windows

Hal ini bisa di cek dengan program seperti autoruns. Biasanya ada beberapa program yang selalu berjalan yang sebenarnya tidak begitu penting atau kurang penting.

3. Defragment hardisk

Ini bisa dilakukan melalui menu Properties > System Tools > Disk Defragment. Yang tujuannya untuk menata kembali file-file sesuai prioritasnya.

4. Mematikan service yang tidak terpakai

Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang komputer. Services merupakan program/library juga yang dijalankan (di load) setiap komputer hidup. Bisa dilihat melalui Control Panel > Administrative Tools > Services. Jika komputer tidak pernah digunakan online (internet), ada beberapa service yang bisa di non aktifkan. Misalnya Windows Time dan beberapa service lainnya ( bisa di cek keterangannya). Tapi hal ini juga perlu berhati-hati, jika salah bisa menyebabkan beberapa fungsi windows tidak berjalan.

5. Hindari penggunakan Skin windows

Kadang penggunaan tampilan/skin tambahan windows bisa mempengaruhi kinerja cukup signifikan. Terutama penggunaan software tambahan. Sebaiknya jika ingin tampilan yang berbeda gunakan saja Windows Themes (bawaan windows).

6. Matikan beberapa efek Visual Windows

Selain itu beberapa efek windows [xp] yang tidak begitu penting bisa di matikan. Bisa di dilakukan melalui klik kanan di My Computer pilih Properties. Di tab Advanced di bagian Performance klik tombol Settings. Bisa di non aktifkan Visual efek yang tidak begitu penting.

7. Batasi tambahan jumlah font

Ini berpengaruh ke aplikasi yang menggunakan Pilihan font seperti Microsoft Office. Dengan banyaknya font tambahan akan mempengaruhi ke memori yang digunakan dan loading akan terasa lebih lambat.

8. Hapus icon di desktop yang tidak penting

Sering program yang di install di komputer akan membuat shortcut baru (icon) di desktop. Jika kita jarang menggunakan icon-icon ini, lebih baik di hapus saja, bisa sedikit mengurangi pemakaian memori.

9. Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya

Jika komputer terinfeksi virus, sebagian besar kinerjanya akan menurun, bahkan bisa-bisa komputer menjadi sangat lambat. Oleh karena itu sebaiknya selalu dijaga agar komputer bebas virus. kemudian jika komputer sering terkoneksi ke Internet, maka sebaiknya sekitar sebulan sekali komputer di scan dari spyware, mallware dan sejenisnya.

10. Gunakan alternatif software yang lebih ringan

Beberapa software kandang hanya digunakan untuk beberapa hal yang sederhana. Misalnya menggunakan ACDSee hanya untuk melihat-lihat gambar atau foto saja. Jika hanya ingin melihatl lihat gambar dengan format standard, maka bisa menggunakan Fasilitas bawaan windows, karena ACDSee cukup berat terutama versi-versi terbaru.

11. Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.

Jika kita kesulitan dengan optimalisasi sistem manual dan ingin cara mudah, maka kita bisa menggunakan program-program TuneUp, Defragment registry, dan sejenisnya.

12. Upgrade hardware

Jika memiliki dana tambahan dan spesifikasi komputer masih pas-pasan maka bisa di upgrade hardwarenya seperti Memory, CPU atau VGA. Yang paling berpengaruh biasanya Memory dan CPU.

13. Install Ulang

Kadang sistem yang sangat lama dan penuh dengan program yang banyak tidak/jarang terpakai, meski sudah di optimalisasi masih saja lambat. Jika seperti itu, mungkin install ulang adalah solusi yang terbaik, karena biasanya dengan system yang lebih “fresh” kinerja bisa maksimal.

Cara-cara diatas mungkin hanya sebagian tips yang bisa dilakukan dan saya yakin masih banyak tips lain termasuk optimalisasi setting hardware. Jika ada tambahan tips lainnya, silahkan. Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)

14
Jun

Cara mempercepat Modem

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

Tahukah kamu bahwa kecepatan koneksi internet dapat kamu tingkatkan dengan mengubah beberapa setting tertentu pada Windows. Walaupun sekarang sudah banyak software-software untuk mempercepat koneksi internet saya kira kamu tidak akan rugi untuk mengetahui cara mempercepat secara “manual” seperti yang tercantum di bawah ini:

Cara Pertama :
1. Dari Control Panel, klik icon Modem.
2. Pada kotak dialog Modem Properties, pilih modem yang akan diubah settingnya dan klik pada tombol Properties
3. Pada tab General, ubah Maximum Speed menjadi 115200.
4. Pindah ke tab Connection dan klik tombol Port Setting.
5. Dari kotak dialog Advanced Port Setting, beri tanda check pada Use FIFO buffers. Kemudian ubah Receive Buffer menjadi 14 dan Transmit Buffer menjadi 16. Lalu klik OK.
6. Klik button Advanced, beri tandacheck pada Use Flow Control. Kemudian pilih radio button Hardware. Pada bagian Extra Setting, isi dengan &C1&D2E1Q0V1X4%C0 S7=55 S11=55 S0=0.

Cara Kedua:
1. Dari Control Panel, klik icon System.
2. Pindah ke tab Device Manager.
3. Pada bagian Ports (COM & LPT), pilih port yang digunakan oleh modem Anda dan klik tombol Properties.
4. Pindah ke tab Port Settings.
5. Pada bagian Bits per second, isi dengan 921600.

Cara Ketiga:
1. Buka file system.ini yang terletak di C:\Windows.

2. Pada bagian [386Enh], tambahkan dengan COM1Buffer=16384. Ubah COM1 dengan port yang digunakan oleh modem.

14
Jun

Produk Terbaru Google

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

Google merupakan perusahaan besar yang selalu meluncurkan produk-produk terbarunya untuk memberikan layanan kepada para pelanggan setiannya dan sangat banyak kontribusinya kepada jasa layanan searching.Layanan terbarunya yaitu Knol, yang merupakan layanan mirip “Wikipedia”, yang mana kita dapat mempublikasikan tulisan kita dengan cara mendaftar dahulu sebagai anggota Knol.

Layanan jasa ini sebenarnya sudah diluncurkan selama 7 bulan dari bulan Desember, namun Google masih membatasi layanan ini karena programnya masih beta.Saat ini layanan Knol dapat digunakan oleh semua orang yang telah terdaftar sebagai member. Pihak Google mengatakan para penggemar produk-produk dari google sangat diminati oleh pelanggan, hal ini terlihat dari antusias para penulis yang ingin memasukkan ide pemikirannya ke dalam blog.

Saat ditanyai kenapa layanan Knol ini mirip dengan “Wikipedia”, jawab Google dengan tegas bahwa ia ingin memberikan layanan sesuai apa yang diinginkan oleh pelanggan dan layanan ini sebenarnya tidak sama seperti perusahaan “Wikipedia”. Format Knol hampir sama seperti ensiklopedia, kita dapat mengetahui siapa yang menulis artikel tersebut karena Google dengan sengaja akan menampilkan nama pembuat artikel. Tujuannya yaitu Google berharap agar adanya saling percaya antara pihaknya dengan para penulis artikel.

Di dalam web Knol, Google juga mengiklankan produk adsensenya yaitu menjadi seorang publisher yang akan mendapatkan pemasukan keuangan dari bisnis iklannya. Google juga memberikan penghasilan kepada para penulis artikel yang akan dimuat di web Knol namun berbeda sistemnya dengan Adsense. Perbedannya yaitu pada Knol kita tidak harus membuat nama asli untuk mendapatkan penghasilan namun kita harus mengisi data dan memverifikasi dengan data kartu kridit atau melalui telpon.
Perbedaan antara Knol dengan Wikipedia:
1. Isi Artikel
Pada Knol kita bebas memberi masukan, tetapi kita tidak dapat mengedit sesuka kita karena keputusan berada pada penulis asli sedangkan pada Wikipedia setiap orang bebas mengedit artikel namun bagi mereka yang sudah memjadi member. Pada Knol pembaca dapat memberi rating terhadap artikel yang telah dibacanya. Hal ini ditunjukkan agar penulis dapat memperbaiki tulisannya jika terjadi kesalahannya.
2. Knol Sebagai Pelengkap
Maksudnya yaitu Google mendirikan Knol bukanlah ingin menyaingi Wikipedia, tetapi sebagai pelengkap dari Wikipedia karena Google tahu bahwa perusahaan Wikipedia merupakan perusahaan yang telah lama berdiri dan memiliki jutaan artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lainnya sedangkan Knol baru beberapa ratus saja.
Untuk dapat mengakses layanan ini silakan kunungi: http://knol.google.com/. Disana kita akan mengetahui bagaimana Knol bekerja dan bagaimana menjadi seorang penulis pada perusahaan itu.

NewYorkTimes- Superkomputer milik Amerika di claim memecahkan rekor sebagai tercepat di dunia. ini dibuat dari komponen yang sebenarnya didesain untuk video game. Saking cepatnya, komputer ini mampu menyelesaikan 1.026 quadrilion perhitungan perdetik. Coba bandingkan dengan dual-core milik anda dirumah,,,

ini menjadi yang tercepat setelah mengalahkan pemegang rekor sebelumnya yakni BlueGene/L milik Laboratorium Lawrenca Livermore (di AS juga) . baru ini diberi nama Roadrunner, setelah dibangun dengan dana $133 juta dolar AS, ini akan ditempatkan di Laboratorium Nasional Los Alamos dan akan digunakan untuk melakukan perhitungan dan keperluan militer yang lain.

Untuk menggambarkan kecepatan Roadrunner ini, coba anda baca kutipan dari seorang administrator laboratorium nuklir di AS:

Saking extremnya kecepatan Roadrunner ini, dapat digambarkan dengan jika 6 miliar orang di seluruh dunia menggunakan kalkulator tangan dan melakukan perhitungan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, maka akan membutuhkan waktu 46 tahun untuk dapat melakukan perhitungan yang setara dengan yang dapat dilakukan roadrunner selama 24 jam. WOW!!!

14
Jun

avira update

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

Bagi yang tidak mempunyai koneksi internet Avira Antivirus juga dapat diupdate melalui file IVDF (Incremental Virus Definition File). Yang diperlukan adalah download AntiVir incremental VDF update (IVDF) (Unicode) ivdf_fusebundle_nt_en.zip (ukuran filenya sekitar 20 MB)

File update ini berlaku untuk produk Avira Antivir Windows Professional, Avira AntiVir Premium, Avira Premium Security Suite dan Avira AntiVir Personal – Free Antivirus untuk Windows XP, 2000 dan Windows Vista.
Setelah mengunduh file tersebut. Terlebih dulu matikan semua service Avira yang aktif di memori.
Pertama lakukan klik kanan pada icon Avira AntiVir dan klik AntiVir Guard enable untuk mematikan tanda ceknya.

Matikan proses yang sedang berjalan dengan menggunakan freeware Process Explorer yang bisa diunduh dari www.sysinternals.com)
Cara mematikan service tersebut tinggal pilih nama Process/file yang kolom “Company Name” nya Avira GmbH, yaitu avcenter.exe, avgnt.exe, avguard.exe (lihat gambar) Lalu pilih tombol Kill Process.

Setelah itu ekstrak semua file ke lokasi Avira Antivir, biasanya di C:\Program Files\Avira\AntiVir PersonalEdition Classic (timpa file yang namanya sama). Setelah selesai restart Windows.
Untuk melihat hasil update, klik ganda pada icon Avira AntiVir di system tray dan klik tanda + di sebelah tulisan Last Update.

14
Jun

Mengenal domain dan hosting

   Posted by: upi0603621   in TUGAS KAPITA SELEKTA

  • Domain

Dalam membuat sebuah website atau blog anda wajib memiliki yang bernama domain. Apa sih  domain itu? mungkin anda pernah mendengar istilah ini dalam pelajaran matematika dulu atau mungkin dalam istilah lain. Jika menilik kepada bahasa umum, domain itu berarti tempat  atau daerah kekuasaan atau daerah yang di kuasai, nah di internetpun anda perlu memiliki sebuah tempat untuk website atau blog anda.

Untuk membedakan antara domain yang satu dengan domain yang lain, maka domain tersebut harus mempunyai nama atau istilah nya Domain Name ( nama domain ). Contoh domain name ( nama domain ) seperti ini : http://kangrohman.com , http://berandaku.com, http://blogspottutorial.com, dan lain sebagainya. Namun dalam istilah sehari-hari Domain Name cukup di sebut sebagai Domain saja.

Nama Domain sangatlah bervariasi tergantung dari tujuan website itu di buat. Jenis domain ini di bedakan dengan kata di belakangnya seperti :

  • .com  ( baca; dot com ) : yaitu untuk website bersifat komersil
  • .org  : untuk website organisasi
  • .info : untuk website berisi informasi
  • .biz : untuk website bisnis
  • .tv ; untuk website stasiun televisi
  • .gov ; untuk website milik pemerintah ( goverment )
  • dan lain – lain

Ada juga domain ini yang lebih mengarah ke teritorial, misal ;

  • .co.id ( baca : dot co dot id ) ; untuk website yang berada di Indonesia
  • .us ; untuk website di amerika ( US : united state )
  • .cn : untuk website di china
  • .co.il ; untuk website di israel
  • .my : untuk website di malaysia
  • dan lain-lain

Akan tetapi fakta di lapangan, nama domain tersebut tidak lagi menjadi identitas, misal domain yang berakhiran .org di pakai untuk website pribadi bukan oleh organisasi, domain berakhiran .info dipakai untuk berjualan ( komersil ) dan lain sebagainya.

Untuk membeli domain, anda bisa membelinya pada website-website penjual domain, baik itu yang diluar negeri atau yang ada di dalam negeri. Namun pembelian ini tidaklah bersifat permanen melainkan dihitung berdasarkan kurun waktu tahunan ( biasanya harga di patok untuk 1 tahun ), atau mungkin sebenarnya istilah yang tepat adalah sewa domain akan tetapi yang populer adalah beli domain bukan sewa domain.

Dalam istilah domain ada yang disebut sub domain ( bagian dari domain ). Sub domain ini di buat dari domain induknya, sub domain dapat dikenali dari penulisannya yang di pisahkan oleh dot ( titik ). misalkan jika domain induk kangrohman.com, kita bisa membuat bebagai sub domain seperti blog.kangrohman.com, tool.kangrohman.com, nangkring.kangrohman.com. Atau contoh yang kongkrit adalah seperti kolom-tutorial.blogspot.com. domain induknya adalah blogspot.com dan sub domainnya adalah kolom-tutorial.

  • Hosting
    Jika anda sudah membeli sebuah domain, maka domain tersebut jika diakses adalah merupakan sebuah halaman kosong. Agar sebuah domain bisa di isi dengan apa yang kita inginkan, maka kita perlu sebuah hosting untuk menyimpan database, mesin web atau blog yang digunakan, dll.
    Sebuah ilustrasi ringan, domain itu di ibaratkan sebuah komputer dan hosting di ibaratkan listrik, keduanya saling mendukung satu sama lain. Atau contoh lain ibarat sebuah laptop dengan baterai nya. Jadi, sebuah website haruslah memiliki nama domain serta hosting agar isi website tersebut bisa di akses oleh halayak luas.
    Untuk membuat sebuah webhosting, dibutuhkan peralatan yang sangat mahal, oleh karena itu hadirlah berbagai perusahaan webhosting yang bisa menyewakan space serta bandwidth. Perusahaan webhosting bisa anda temui dengan mudah di Internet, baik itu webhosting yang berada dalam negeri ataupun webhosting yang berada di luar negeri.
    Penyewaan sebuah webhosting biasanya di patok oleh kurun waktu per satu bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, dan sebagainya. Ini tentunya berbeda antara sebuah webhosting dengan webhosting yang lain.

Untuk posting kali ini di rasa cukup, ke depan akan di coba di posting tips dalam membeli domain, memilih nama domain, memilih hosting yang tepat, dll.

Jika ada kesalahan dalam pengungkapan dan penulisan tentang domain dan hosting ini, mohon untuk di koreksi oleh para master.